Minggu, 04 Desember 2011

Trio Penyerang Skunder Timnas Indonesia


"Perubahan peran Greg Nwokolo, Boaz Salosa dan Patrich Wanggai"

Ketangguhan sebuah tim tidak semata karena mereka memiliki pertahan yang solid. Tapi mereka juga di wajibkan untuk memiliki visi penyerangan yang mampu bertahan dengan baik.

Melihat kondisi dan tipe para pemain timnas, maka saya coba sedikit mengotak-atik ide strategi bagi Timnas Garuda kita.

Kali ini timnas telah memiliki pemain Naturalisasi asal Nigeria,Greg Nwokolo. Yang saat bermain melawan LA Galaxy banyak di puji oleh Pelatih Bruce Arena. Bahkan pekan demi pekannya permainan Greg sangat baik menjadi striker di jatung pertahanan klubnya Pelita Jaya.

Timnas juga saat ini memiliki pemain lubang berbahaya, Boaz Sallosa dan Striker Patrich Wanggai yang memiliki dribbling bola yang baik serta sanggup bermain bertahan juga. Keduanya juga memiliki sasaran tembak yang sangat akurat.

Saya melihat, karater dari Greg , Boaz dan Wanggai sebenarnya akan TANGGUH, apabila bermain menjadi trio scond striker atau saya sebut dengan istilah striker skunder. Karena ketiganya nantinya memiliki ruang tembak dan kesempatan menembak yang akan jauh lebih banyak di bandingkan di patok sebagai bomber utama.

Karena strategi permainan 4-2-3-1 (yang saya anggap cocok untuk timnas), akan terlihat lebih dinamis dengan pendekatan taktik yang berbeda . Bila selama ini striker skunder di belakang penyerang utama di wajibkan sebagai penjemput dan pemberi umpan, kini taktik bagi timnas Garuda ini akan di buat berbeda, mereka juga akan semakin tajam dalam peluang eksekusi di depan gawang lawan.

Dan startegi saya ini, membuat peran stiker utama hanya berperan sebagai pemantul umpan bagi ketiga penyerang skunder (Greg, Boaz dan Wanggai). Dan saya melihat, apabila Sergio Van Dijk menjadi warga Negara Indonesia, maka perannya sangat cocok ia emban.

Apalagi Sergio selama bermain di klub Adelaide United,Australia sudah terbiasa dalam hal skema itu. Apabila tak ada Sergio, Cristian Gonzales pun dapan memerankannya, hanya saja kemampuan Gonzales tak sebaik Sergio dalam mengontrol bola-bola atas. Saya rasa strategi gaya permainan ini akan sangat tepat di terapkan bagi Timnas Garuda kita, selain tak terbaca oleh para lawan, taktik serangan ini juga akan sulit terbaca karena akan menciptakan banyak kombinasi titik serangan di depan gawang lawan. Strategi ini biasanya di terapkan di klub-klub seperti Newcastle United, Udinese dan Chelsea. Rezza Mahaputra Lubis untuk TotalfootballIndonesia

2 komentar: