Senin, 04 Mei 2009

Garuda Garuda Muda

DEFENDER :



Ricardo Salampesy : Pemain ini dikenal sebagai roh line belakang Persipura Jayapura. Jika ada pertanyaan, siapa pemain yang akan selalu memberikan 100 persen tenaganya untuk Persipura di lapangan hijau, jawabannya adalah Ricardo.Tak heran jika dia menjadi sahabat utama Papuamania. Tackle dan pengawalannya banyak dipuji. Selain jago bertahan pada posisi bek sentral kanan, kemampuan menyerangnya dari sektor sayap juga meningkat tajam. Tak butuh lama Ricardo untuk beradaptasi dengan atmosfer Liga Indonesia. Hingga kini, dia telah menjadi penghuni tetap bek kanan andalan timnas Indonesia.


Ahmad Jufrianto : merupakan pemain andalan di lini belakang Klub Arema Mallang. dalam tim Singo Edan,Jufri membuktikan dirinya memiliki kemampuan yang tangguh. Dengan menjadi bagian integral di lini pertahanan Arema musim 2007/2008 merupakan bukti kepiawaian Jufri sebagai calon bek andalan untuk timnas Indonesia.


Bobby Satria : Bobby adalah mantan captain Timnas U-23 yang pernah berguru ke Belanda.Hampir sudah 2 tahun Bobby menjadi salah satu bek muda andalan Persebaya Surabaya. Gaya permainannya mengigatkan pada mantan pemain nasional Yeyen Tumena. Pemain asli Padang ini, bisa dimainkan sebagai bek sentral mapun bek kanan. Tak jarang, Bobby menciptakan gol dari sundulan bola-bola penjuru. Biarpun prestasinya kerap naik turun, tapi dengan penanganan yang serius, Bobby akan bisa menjadi pemain andalan timnas Indonesia


Rahmat Lattif : Bek sentral asal PSM Ujung Pandang ini,terkenal sebagai karang yang kokoh di lini belakang Tim Juku Eja. Dia disebut-sebut sebagai salah satu bek sentral muda terbaik yang dimiliki Indonesia .Karena kekokohannya, pemain binaan produk asli PSM ini, cukup berpengaruh mengurangi jumlah gol yang bersarang di gawang kiper, Syamsidar.Rahmad punya keahlian dalam bola-bola udara. Melihat gaya permainannya sepertinya timnas sudah mendapatkan calon pengganti sepadan untuk posisi Charis Yulianto.


MIDFILDER :


Emannuel Wanggai : Keunggulan pemain yang lahir pada 23 Februari 1988 ini terletak pada keterampilan dan daya kreativitasnya dari lini tengah. Ia mampu memecah pertahanan alot lawan dengan daya imajinasinya di lapangan.Saya berpandangan kemampuan Wanggai sebagai gabungan antara Bima Sakti dan Rully Neree. Dengan kwalitasnya yang ia meliki sepertinya Wanggai akan menjadi pemain jangkar tim utama Timnas Indonesia dalam beberapa musim ke depan.


Ian Kabes : Dia merupakan pengganti dari Ely Eboy sebagai sayap kanan timanas Indonesia.kelebihannya ia memiliki drible yang menawan dibarengi kecepatan yang luar biasa.Kematangan dalam bermain dan skill individu yang kian menawan dengan naluri mencetak gol yang kuat bisa menjadikannya pemain yang disegani dimasa datang.

Arif Suyono : Namanya mulai mengudara sebagai sayap timnas ketika ia turut serta dalam timnas Senior di turnamen Piala Kemerdekaan 2008.Drible indah dan kecepatan yang luar biasa menjadi kunci sukses baginya menjadi penghuni tetap timnas Indonesia.Hanya saja badannya yang kurus, membuatnya ia sering dimakan bek-bek lawan yang berbadan besar.

Oktavianus Maniani : Inilah sosok pemain muda menjanjikan milik PSMS Medan. Gelandang asal Papua ini termasuk pemain yang serba bisa, tapi bisanya dia bermain di pos sayap kiri. Keputusannya bergabung bersama PSMS tampaknya tepat baginya. Selain mendapat polesan dari asisten pelatih Leandro (Brazil),Oktavianus juga pada akhirnya banyak mendapatkan waktu bermain dalam skuad PSMS.Dengan perjuangan keras membuktikan ia layak menjadi pemain muda andalan bagi Tim Garuda Indonesia.

Habel Setya : Saat ini, banyak pihak menilai jika Habel merupakan gelandang kanan terbaik yang terlahir dari Papua. Cepat, takel sering sempurna dan pandai membaca permainan menjadi modalnya untuk bersinar untuk menggangkat level Persiwa Wamena ke papan atas.Dengan kemampuannya terbukti, dia diberi kepercayaan penuh menjadi jenderal lapangan tengah tim ini.Sebagai gelandang kanan ia sangat populer karena kegigihannya mempertahankan bola dari serbuan lawan. Dia juga adalah pembagi bola yang luar biasa.Hanya kesempatan saja yang belum hadir padanya yaitu memakai kostum timnas senior Indonesia.


STRIKER :

Jajang Mulyana : Memiliki ciri permainan seperti halnya Bomber, tapi pemain ini memiliki kecepatan serta kekuatan yang lebih baik dalam hal bola-bola udara. Performanya bersama Boavista diyakaini akn terus menanjak terus menanjak.Di harapkan 2 sampai 3 tahun lagi Jajang akan menjadi Golgeter terbaik timnas Indonesia

Boaz Sallosa : Memiliki kecepatan serta kemampuan teknis yang mengagumkan menjadi kelebihan striker sayap asal papua Ini. Apalagi kedua kakinya memiliki power yang kuat licin bak belut ketika berada di kotak penalti lawan.Tendangan bebas juga menjadi kelebihan dirinya. Menurunnya kwalistas striker Bambang Pamungkas tak ayal membuat Boaz menjadi andalan di lini depan Timnas Indonesia di masa depan.

Andik Ardiansyah : Striker asal Pasuruan ini mempunyai naluri yang bagus dalam penyelesaian akhir. Biarpun bertubuh kecil, tapi Dia juga punya kepercayaan diri yang baik, kecepatan dan drible yang menawan.Kiprah Andik banyak dibicarakan orang sebagai penerus legenda sepak bola Jawa Timur seperti Yusuf Ekodono, Mustaqim atau Putut Wijanarko. Dengan kemampuannya rasanya Andik akan menjadi salah satu striker handal Timnas kita di masa datang.


Syamsir Alam : Ia saat ini menjadi top skor sementara tim SAD Indonesia dalam Quinta Division Uruguay 2008. Pemain kelahiran 6 Juli 1992 ini selalu berhasil mencetak di pertandingan yang telah dijalaninya. Produktifitas Syamsir memang tercipta berkat penampilan briliannya dalam setiap pertandingan.Dari hasil analisa pelatih Cesar Payovich, performa Syamsir selalu mendapatkan nilai lebih. Dalam laga-laga selama berkompetis di Uruguay, Pelatih, Cesar memberikan nilai 9 untuk aksi pemain bernomor punggung 10 ini.Biarpun terbilang muda, tapi ia telah memiliki jam terbang internasional yang tinggi. Saat masih berusia 12 tahun, Syamsir sudah memperkuat Timnas U-14 di Piala Asia U-14 2004. Ia juga sempat mencicipi mulusnya rumput di Perancis dalam kejuaraan Danone Cup. Yang terakhir, dalam usia 15 tahun, Syamsir malah berhasil masuk timnas U-19 asuhan pelatih Bambang Nurdiansyah di kualifikasi Piala Asia U-19 th 2007. Selain itu, Syamsir sudah pernah berlatih di Belanda bersama timnas U-23 dan tim-tim yunior Divisi Utama Belanda

2 komentar:

  1. Personal Advertisement.

    http://winmir.blogspot.com/ /My I Ching studies.

    http://kraxpelax-bhagavadgita.blogspot.com/ My Bhagavad Gita studies.

    http://singleswingle.blogspot.com/ /My Poetry.

    Should you pay visit advertising yourself like I did here, I'd be glad and honored. Ur welcome.

    - Peter Ingestad, Sweden

    BalasHapus
  2. great article...

    usul tmbah pemain...
    andik vermansyah (persebaya), ahmad bustomi, dan m. fahrudin (arema indonesia)

    thx brow...

    BalasHapus