Minggu, 07 Februari 2010

Perjalalan panjang Dejan Antonic

Dejan memulai karir bermain sepakbola di klub lokal terbesar di Serbia Red Star Belgrade.Pada tahun 1987 Dejan Antonic dipanggil untuk bergabung di skuad Tim Nasional Yugoslavia. Yugoslavia memenangkan titel paling bergengsi di dunia persepakbolaan untuk pertama kalinya pada pertandingan final melawan tim nasional Jerman Timur melalui adu penalti. Dan mereka dikenang sebagai "generasi emas" Yugoslavia (Golden Generation).

Rekan-rekan tim Dejan pada saat itu antara lain: Robert Jarni, Igor Stimac, Zvonimir Boban, Robert Prosinecki, Predrag Mijatovic dan Davor Suker. Setelah itu Dejan Antonic bergabung dengan Red Star Belgrade. Dan pada tahun 1995, Dejan meninggalkan benua Eropa dan mencoba meniti karir di benua Asia dan bergabung dengan Persebaya Surabaya di Indonesia.

Pada tahun 1996 Dejan bergabung dengan salah satu klub raksasa di Indonesia yang berdomisili di Surabaya, Persebaya Surabaya bersama dua rekan pemain asing lainnya, dan mereka merupakan pemain asing pertama yang bermain untuk Persebaya Surabaya. Selain Persebaya Surabaya, Dejan juga pernah bergabung dengan klub-klub sepabola lainnya, antara lain: Persema Malang, Persita Tangerang dan Deltras Sidoarjo. Dejan sempat mengantarkan Persebaya Surabaya juara Divisi Satu dan sekaligus mengantar Persebaya Surabaya kembali masuk ke Divisi Utama Liga Indonesia. Dejan juga menikah dengan wanita berkebangsaan Indonesia bersuku asli Manado, bernama Venna Tikoalu, pada tanggal 3 Juli 1999. Pasangan ini kemudian dikaruniai seorang anak pada tanggal 6 Februari 2001, yang kemudian mereka namai Stefan Antonic .

Pada tahun 1998 - 1999, Dejan Antonic bergabung dengan tim Divisi Utama Hong Kong, Instant-Dict FC. Debut pertamanya adalah pertandingan semi-final melawan South China FC di FA Cup Hong Kong dan memenangkan pertandingan di babak final. Dejan selalu dipanggil untuk bergabung dengan Hong Kong Seleksi untuk bertanding di turnamen bergengsi Carlsberg Cup dan juga dipercaya untuk mejabat sebagai kapten Hong Kong Seleksi.

Dejan mencetak gol dalam adu penalti pada pertandingan Carlsberg Cup melawan tim nasional Uruguay U-21. Dejan bermain gemilang pada musim itu dan berhasil meraih penghargaan The Most Fair Player dan beberapa kali dinominasikan sebagai 11 pemain terbaik dalam Hong Kong Footballer Awards. Pada tahun 2000 - 2001, Dejan membantu Instant-Dict FC memenangkan FA Cup Hong Kong.Pada awal tahun 2000, Dejan bergabung dengan Sun Hei FC dan menyabet tiga piala sekaligus, Senior Shield Cup Hong Kong, FA Cup Hong Kong and Copa Liga Hong Kong.

Pemegang Lisensi UEFA "A" ini, ditunjuk oleh salah satu klub sepakbola terbesar di Hong Kong, Kitchee FC sebagai pelatih kepala dan berhasil menyabet dua piala sekaligus pada tahun pertamanya menjabat sebagai pelatih, Copa Liga Hong Kong 2005 dan Senior Shield Cup Hong Kong 2006 dan satu piala, Copa Liga Hong Kong di tahun 2006.Dejan membantu Kitchee FC menuju babak kualifikasi AFC CUP 2008.


Dejan dinobatkan sebagai "Pelatih Terbaik 2006" dan juga ditunjuk sebagai pelatih Hong Kong League XI dalam turnamen bergengsi di Hong Kong, Carlsberg Cup. Setelah meninggalkan Kitchee FC, klub sepakbola profesional pendatang baru di Hong Kong, TSW Pegasus FC menunjuk Dejan sebagai Manajer Tim & Direktur di Bidang Perkembangan Pemain Muda.Dejan saat ini dipercaya untuk menjabat sebagai pelatih kepala Tim Nasional Hong Kong dalam persiapan untuk Babak Kualifikasi AFC Asian Cup 2011.

Data Lengkap

Tanggal lahir : 22 Januari 1969 (umur 41)
Tempat lahir : Belgrade, Yugoslavia (sekarang berganti nama Serbia)
Posisi bermain : Gelandang

Karir bermain: Red Star FC (1984-1991) ,Napredak FC Yugoslavia (1991-1992) ,Beveren FC Belgium (1992-1994) ,Obilic FC Yugoslavia (1994-1995) ,Persebaya FC Indonesia (1995-1996),Persita FC Indonesia (1996-1997), Persema Malang (1997), Deltra Sidoarjo (1998) Instant-Dict FC Hong Kong (1998-2000) ,Hong Kong Rangers FC, Sun Hei FC Hong Kong

Karir Timnas : Timnas Yugoslavia U-21 (1987)
Karir Pelatih : Kitchee FC (2005-2007),Tim Nasional Hong Kong (pelatih kepala)
TSW Pegasus FC (2008- sampai sekarang)

2 komentar:

  1. Just info Bang,

    Antonic Dejan bermain di Persema ketika Liga Indonesia III 1996/1997. Disana ia menjadi salah satu pemain asing yang digemari penonton Persema karena dia termasuk tipikal pemain asing yang cerdik dan diandalkan untuk mengambil tendangan bebas. Salah satu pemain asing Persema ketika itu adalah Ketcha Serryl yang hanya memperkuat Persema tidak sampai setengah putaran namun mampu mencetak 5 gol, dan akhirnya dipulangkan karena "kenakalan remaja"(Persema mengontrak Ketcha dengan sistem kontrak harian).

    BalasHapus
  2. Owh,,,,punya istri indonesia t?kenapa g tinggal di Indonesia skalian? :-)

    BalasHapus